Budaya malu itu tidak ada di masyarakat Indonesia..” (kompas.com, 15 Oktober 2012)
Kami, malumaluin.wordpress.com, tergerak untuk mendukung apa yang telah dilakukan oleh banyak media massa (cetak) dalam mempublikasikan perilaku memalukan yang terjadi di negeri ini. Tujuannya satu. Perubahan hidup ke arah yang lebih baik.
Kami mencoba turut mengubah perilaku memalukan anak bangsa ini dengan cara sederhana, namun kreatif. Kami akan menampilkan dokumentasi berita media cetak yang berisi peristiwa atau kejadian-berikut pelakunya-yang dianggap memalukan. Tidak hanya itu, kami memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat dunia maya (cyber community) ini untuk turut berpartisipasi dalam beragam dokumentasi yang kami sajikan. Baik itu melalui komentar dalam kolom yang tersedia di laman ini atau sekadar membubuhkan tanda suka (like) pada artikel tersebut.
Rencananya, kami akan menampilkan sebuah berita yang memuat peristiwa memalukan tersebut. Lalu, selama rentang satu bulan kami akan menghitung jumlah orang yang membubuhkan tanda like dan menilai komentar terbaik ala malumaluin.wordpress.com dari berita-berita yang ada. Setelah itu, di bulan berikutnya kami akan memberikan malu-maluin award kepada orang yang kami anggap paling kreatif dalam menyampaikan komentar.
Salam malu-maluin!
Jakarta, 14 Januari 2013
Pir Owners
Koordinator malumaluin.wordpress.com
malumaluinaje@yahoo.com
Wahh.. benar-benar berita yang memalukan.. ckckckck..
Salam kenal Malu. Blognya kreatif. mengangkat artikel yang jarang dilirik orang. Yahh siapa sih yang mau mengangkat, malu-maluin gitu. hihihi..
Makasih pujiannya juga sudah melipir..
Salam kenal!
Makasih pujiannya. Salam kenal juga!
Lamnal,
“Ini semua hanya permainan politik dan yang berperan penting semua adalah pejabat tinggi partai, saya tetap sabar dan berdoa.” kata Angie.
Lalu posisi Angie apa ya? Wasekjen itu pejabat rendah ya?
Wuih..Mas atau Mbak Lamnal ini jeli juga, ya..hehe..Btw, itu termasuk malu-maluin, ndak ya?
Oiya, makasih sudah melipir. Salam malu-maluin!
Kalau Angie nggak. Dia nggak malu-maluin. Dia khan mantan Puteri Indonesia dan pintar serta pernah mengikuti berbagai kontes lain. Semuanya bisa diatur.
Salam malu-maluin.
Kata lainnya: ‘atur-able’ hehehe..Salam malu-maluin juga!
Orang Kupang bilang “Ator sa”