WOW!!! 24 SMA 100% siswa tidak lulus UN

WOW!!! 24 sMA 100% siswa tidak lulus

Harian Kompas, Jumat (24/05/2013), melansir berita: ‘Nilai Rata-rata UN SMA Turun.’ Berita yang sama juga dilansir oleh Media Indonesia (24/05/2013, hal. 2); Jakarta Globe (24/05/2013, hal. 7); Koran Jakarta (24/05/2013, hal.2); Warta Kota (24/05/2013, hal. 3); Koran Sindo (24/05/2013, hal. 5); Koran Tempo (24/05/2013, hal. A7). Apakah Anda setuju jika yang diberitakan ini termasuk kategori malu-maluin? Tuliskan komentar Anda pada kolom di bawah ini dan dapatkan malumaluin award setiap bulannya untuk komentar terbaik. Salam malu-maluin!

5 responses to “WOW!!! 24 SMA 100% siswa tidak lulus UN

  1. Waahh….waaah….ini yang sulit soalnya, atau mungkin cemas gara-gara nunggu Ujian yang terlambat soalnya…. hehehehehe

    Like

  2. Menurut saya menurunnya tingkat kelulusan di SMA/SMK karna mental yang tipis karna mereka terlalu berhap dengan kunci jawaban dari sekolah lain yang memberi bocoran kepada siswany yang mungkin d sebar luas kan kepada teman- temannya. Yang berdampak pada tingkat kelulusan.

    Like

  3. seharusnya UN itu bukan penentu lulus atau tidaknya para pelajar, kualitas mereka belajar selama 3 tahun tidak sepadan dengan beberapa lembar soal UN selama 3 hari. menurut saya , seharusnya lulus atau tidaknya mereka kependidikan selanjutnya itu sudah saja berikan kepada guru yang mengajar mereka, karena para guru jauh lebih efisien dan efektif dalam mengetahui kualitas belajar mereka. nyari ilmu kok dibikin ribet? dasar Indonesia :)))

    Like

  4. Menurut saya ini adalah bukti fakta nyata dimana diperlukan kesadaran bersama tentunya dari pemerintah,bagaimana Ujian negara sebenarnya harus dihapuskan.Terbukti dari metodenya yang memberatkan para anak didik,karena merka harus melampaui dari nilai yang ditentukan.Untuk itu mereka berlomba untuk mendapatkan data dimana saja tanpa harus lebih ke irasional percaya sama dirinya,Dikarena mereka takut untuk tidak lulus.Jika ini bisa diperbaiki dan dengan sentuhan kasih sayang maka para didik ini juga mengerti.Memang sangat disayangkan persentasi menurun,apa lagi banyak yang mengalami ketidak lulusan.Untuk itu Indonesia perlu belajar dari negara lain,bagaimana proses yang ditanamkan kepada calon penerusnya.Menurut saya ini tidak efektiv dikarenakan mereka pembelajaran bertahun tahun,hanya ditentukan nasib oleh 3 mata atau 6 ujian.Tidak sepadan dengan semstinya..😦

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Salam malu-maluin!

Januari 2013

Blog Stats

  • 20,613 hits
%d bloggers like this: