Nasib jadi pengungsi di negeri sendiri

Image

Harian Sinar Harapan, Rabu (19/06/2013), melansir berita: ‘Sudah 9 Bulan Anak Pengungsi Syiah Tak Sekolah.’ Apakah Anda setuju jika yang diberitakan ini termasuk kategori malu-maluin? Tuliskan komentar Anda pada kolom di bawah ini dan dapatkan malumaluin award setiap bulannya untuk komentar terbaik. Salam malu-maluin!

One response to “Nasib jadi pengungsi di negeri sendiri

  1. Cukup miris ketika melihat berita ini dan ini sangat memalukan untuk negara Indonesia khususnya dalam bidang pendidikan. Negara menginginkan penerus bangsa yang pintar yang bisa membawa negara ini ke arah yang lebih baik. Tetapi pemerintah sendiri tidak mendukung penerusnya untuk menjadi pintar, seperti sekarang pemerintah yang tidak memfalitasi pengungsi Syiah. Miris melihat banyak pengungsi Syiah tak sekolah karna mengungsi.
    Seharusnya pemerintah bisa cepat tanggap soal itu dan harusnya pemerintah mencarikan caranya bagaimana agar mereka bisa tetap bisa memperoleh pendidikan. Seperti mengirim guru ketempat pengungsian untuk mereka belajar. Karena seharusnya pemerintah sadar akan hak setiap anak untuk memperoleh pendidikan dan pemerintah harus peka terhadap itu. Jangan hanya bisa melihat tanpa bertindak. Kasian anak-anak yang ingin memperoleh pendidikan tapi tidak didukung oleh pemerintahnya.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Salam malu-maluin!

Januari 2013

Blog Stats

  • 20,617 hits
%d bloggers like this: