Salam malu-maluin!

“Budaya malu itu tidak ada di masyarakat Indonesia..” (kompas.com, 15 Oktober 2012

 

Hampir bisa dipastikan Anda dan saya sering melihat adanya tindakan atau perilaku yang dirasa memalukan dalam kehidupan sehari-hari. Sebut saja, mulai dari yang sering dianggap sepele: ada orang buang sampah atau ludah sembarangan. Ada juga penumpang kendaraan umum yang mencorat-coret atau merusak fasilitas kendaraan umum tersebut. Bahkan, ada pula para pelaku korupsi yang sudah menjadi terpidana tetapi masih aktif sebagai pejabat tinggi negara dan mendapatkan uang rakyat.

Semua perilaku memalukan itu, sejatinya, perlu mendapatkan perhatian khusus. Sebab, selain tindakan memalukan itu merusak rasa keadilan dalam masyarakat, juga dapat menimbulkan kerugian pada khalayak banyak.

Sayangnya, terpaan media massa (cetak khususnya) terhadap beragam perilaku memalukan itu belum cukup mampu mengurangi perilaku memalukan tersebut. Para pelaku tindak memalukan itu seolah kebal terhadap pemberitaan media. Lagi, sejumlah tindakan memalukan pun acap kita saksikan sehari-hari, seolah tidak berkurang jumlahnya.

Kami, malumaluin.wordpress.com, tergerak untuk mendukung apa yang telah dilakukan oleh banyak media massa (cetak) dalam mempublikasikan perilaku memalukan yang terjadi di negeri ini. Tujuannya satu. Perubahan hidup ke arah yang lebih baik.

Kami mencoba turut mengubah perilaku memalukan anak bangsa ini dengan cara sederhana, namun kreatif. Kami akan menampilkan dokumentasi berita media cetak yang berisi peristiwa atau kejadian-berikut pelakunya-yang dianggap memalukan. Tidak hanya itu, kami memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat dunia maya (cyber community) ini untuk turut berpartisipasi dalam beragam dokumentasi yang kami sajikan. Baik itu melalui komentar dalam kolom yang tersedia di laman ini atau sekadar membubuhkan tanda suka (like) pada artikel tersebut.

Rencananya, kami akan menampilkan sebuah berita yang memuat peristiwa memalukan tersebut. Lalu, selama rentang satu bulan kami akan menghitung jumlah orang yang membubuhkan tanda like dan menilai komentar terbaik ala malumaluin.wordpress.com dari berita-berita yang ada. Setelah itu, di bulan berikutnya kami akan memberikan malu-maluin award  kepada orang yang kami anggap paling kreatif dalam menyampaikan komentar.

Tapi, jangan salah duga. Malu-maluin award  yang kami tawarkan bukan berupa uang atau barang mewah, melainkan coklat. Ya, coklat yang kami buat khusus sebagai apresiasi atas dukungan masyarakat dunia maya untuk perubahan hidup yang lebih baik.

Mengapa coklat?

Coklat kami pilih sebagai lambang ungkapan rasa sayang. Dus, kami menganggap dengan memberikan coklat kepada masyarakat dunia maya akan tumbuh rasa sayang untuk hidup lebih baik dan tidak malu-maluin.

Tidak hanya itu, setiap tahun kami akan memberikan penghargaan khusus berupa annual malu-maluin award. Pada saat itu, kami akan menghelat acara khusus sebagai bagian dari seremoni penyerahan annual malu-maluin award. Rencananya, kami akan mengundang pihak-pihak yang kami anggap kredibel untuk menilai siapa yang layak untuk menerima award tersebut.

Kami berharap keberadaan kami ini dapat menjadi secercah terang bagi bangsa Indonesia. Dan, kami mengundang dan mengajak seluruh pihak yang menginginkan perubahan hidup yang lebih baik dapat berjalan bersama malumaluin.wordpress.com.

Salam malu-maluin!

Jakarta, 14 Januari 2013

Pir Owners

Koordinator malumaluin.wordpress.com

malumaluinaje@yahoo.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Salam malu-maluin!

Januari 2013

Blog Stats

  • 20,613 hits
%d bloggers like this: